Emitentrust.com – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp17,68 miliar pada semester I-2026, naik tipis 0,11% dibandingkan Rp17,66 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, pendapatan perseroan turun 28,93% menjadi Rp177,12 miliar dari Rp249,23 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan ELIT pada Senin (27/7), penurunan pendapatan diikuti turunnya beban pokok pendapatan sebesar 35,77% menjadi Rp116,83 miliar dari Rp181,87 miliar pada semester I-2025. Meski demikian, laba bruto tetap terkoreksi 10,50% menjadi Rp60,28 miliar dibandingkan Rp67,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan turun 7,53% menjadi Rp21,13 miliar dari Rp22,85 miliar. Kendati laba sebelum pajak mengalami penurunan, perseroan masih mampu membukukan kenaikan tipis laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp17,68 miliar.
Dari sisi neraca, total liabilitas turun menjadi Rp126,73 miliar per 30 Juni 2026 dari Rp138,65 miliar pada akhir 2025. Sebaliknya, total aset meningkat menjadi Rp303,37 miliar dibandingkan Rp296,70 miliar per 31 Desember 2025.
Pada perdagangan ini Senin (27/7), saham ELIT naik 4 persen ke level Rp179 per saham.


