Emitentrust.com – PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) membukukan rugi bersih sebesar Rp158,70 miliar pada semester I-2026, berbalik dari laba bersih Rp29,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di saat yang sama, pendapatan perseroan turun 2,50% menjadi Rp1,95 triliun dari Rp2,00 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penurunan kinerja dipicu oleh lonjakan beban pokok pendapatan yang meningkat 10,84% menjadi Rp1,84 triliun dari Rp1,66 triliun pada semester I-2025. Akibatnya, laba kotor anjlok 67,72% menjadi Rp110,14 miliar dibandingkan Rp341,22 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Tekanan tersebut membuat perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp182,53 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak Rp38,87 miliar pada semester I-2025. Sejalan dengan itu, MLIA juga mencatat rugi periode berjalan Rp158,70 miliar, berbalik dari laba Rp29,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total liabilitas meningkat menjadi Rp2,09 triliun per 30 Juni 2026 dibandingkan Rp1,96 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total aset turun tipis menjadi Rp7,33 triliun dari Rp7,36 triliun pada akhir tahun lalu.
Pada perdagangan ini Senin (27/7), saham MLIA naik 0,8 persen ke level Rp232 per saham.


