back to top

Empat Saham Diawasi BEI, Tiga Loyo Satunya Lanjut Ngegas

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF), PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN), PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML). Penetapan UMA dilakukan karena adanya pergerakan harga saham yang dinilai berada di luar kebiasaan.

Pada perdagangan Rabu (29/7), saham BEEF masih menguat 2% ke level Rp380. Dalam sepekan saham ini naik 18,1%, sedangkan dalam sebulan melesat sekitar 190% dari posisi Rp131 pada 29 Juni 2026.

Sementara itu, saham KDTN justru melemah 9,38% ke level Rp290. Dalam sepekan terkoreksi 41,7%, sedangkan dalam sebulan ambles 46,1% dari harga Rp535 pada 29 Juni 2026.

Adapun saham BAJA turun 13,3% ke Rp194, meski masih membukukan kenaikan 20,6% dalam sebulan dan 36,8% dalam enam bulan.

Di sisi lain, saham BSML melemah 0,98% ke Rp505, namun masih menguat 97% dalam enam bulan terakhir.

BEI mengimbau investor untuk mencermati jawaban masing-masing emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, memperhatikan seluruh keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan, serta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selain itu, Bursa meminta investor mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi terhadap saham-saham yang masuk dalam pemantauan UMA.

Artikel Terkait

GWSA Bukukan Laba Naik 21% Jadi Rp72,58M pada Semester I-2026

PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp72,58 miliar pada semester I-2026, meningkat 21,11% dibandingkan Rp59,93 miliar

IHSG Berbalik Melemah di Sesi I, 10 Sektor Masuk Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (29/7/2026). IHSG turun 36,995 poin atau 0,6% ke level 6.093,593,

CGS International Buang 9,6 Juta Saham SQMI Saat Harga Naik

CGS International Securities Singapore Pte Ltd mengurangi kepemilikan saham di PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) dengan menjual 9.637.500 saham senilai sekitar Rp674,63 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru