back to top

CDIA Kantongi Laba USD19,3 Juta, Pendapatan Naik 22,8% di Semester I

Emitentrust.com – PT Chandra Daya Investasi Tbk (IDX: CDIA) membukukan pendapatan bersih sebesar USD82,1 juta pada semester I-2026 atau naik 22,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD66,9 juta. Perseroan juga mencatatkan EBITDA sebesar USD31,6 juta, meningkat 25,3% secara tahunan, serta membukukan laba bersih sebesar USD19,3 juta dengan margin laba bersih 23,5%.

Corporate Secretary CDIA Merly dalam rilisnya Rabu (29/7) mengungkapkan kenaikan pendapatan terutama ditopang oleh segmen logistik yang melonjak 80,2% menjadi USD27 juta seiring ekspansi bisnis logistik maritim dan darat. Sementara itu, pendapatan segmen energi meningkat 5,4% menjadi USD51,8 juta. Laba kotor turut naik 2,8% menjadi USD19,6 juta dengan margin EBITDA membaik dari 37,7% menjadi 38,5%.

Hingga 30 Juni 2026, CDIA mempertahankan posisi keuangan yang solid dengan kas, setara kas, dan surat berharga sebesar USD658,7 juta serta rasio utang terhadap kapitalisasi sebesar 41%. Total aset meningkat 10,9% menjadi USD1,93 miliar, sedangkan belanja modal mencapai USD94,2 juta untuk mendukung ekspansi infrastruktur.

Selama semester pertama tahun ini, CDI memperkuat bisnis logistik melalui pelayaran perdana kapal logistik kimia cair Novah berkapasitas 9.000 DWT yang dibangun bersama Usuki Shipyard. Perseroan juga memperluas bisnis melalui akuisisi 40% saham PT Armada Maritim Persada senilai USD90 juta untuk memperkuat logistik pertambangan dan jasa pengelolaan pelabuhan, serta mengakuisisi 49% saham Petrosea Services Solutions Pte. Ltd. senilai USD15,5 juta guna memperluas basis pelanggan dan potensi pendapatan.

Di segmen kepelabuhanan dan penyimpanan, PT SCG Barito Logistics menandatangani nota kesepahaman dengan PT Krakatau Bandar Samudera untuk mengembangkan layanan penyimpanan ISO tank, dry container storage, dan lift-on/lift-off di Krakatau International Port. Selain itu, pembangunan fasilitas penyimpanan bitumen berkapasitas 12.000 meter kubik di Merak telah mencapai sekitar 75% dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026.

Pada pilar energi, CDI juga terus memperluas portofolio infrastruktur berkelanjutan. Anak usahanya, PT Chandra Waste Energy, bersama mitra konsorsium ditunjuk untuk melaksanakan studi kelayakan proyek waste-to-energy Danantara di Serang. Perseroan menilai proyek tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan bisnis pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah sekaligus memperkuat komitmen terhadap solusi infrastruktur rendah karbon.

Ke depan, CDIA akan fokus menyelesaikan proyek-proyek yang sedang dikembangkan, mengoperasikan aset baru, meningkatkan kontribusi pendapatan dari pelanggan pihak ketiga, serta melakukan investasi secara selektif guna memperkuat platform infrastruktur terintegrasi dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Artikel Terkait

DYAN Cetak Laba Melejit 122%, Pendapatan Tembus Rp780M di Semester I

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) membukukan laba bersih sebesar Rp42,7 miliar pada semester I-2026, melonjak 122% dibandingkan Rp19,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

GWSA Bukukan Laba Naik 21% Jadi Rp72,58M pada Semester I-2026

PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp72,58 miliar pada semester I-2026, meningkat 21,11% dibandingkan Rp59,93 miliar

IHSG Berbalik Melemah di Sesi I, 10 Sektor Masuk Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (29/7/2026). IHSG turun 36,995 poin atau 0,6% ke level 6.093,593,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru