Emitentrust.com – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan laba bersih sebesar Rp68,03 miliar pada semester I-2026, turun 24,43% dibandingkan Rp90,02 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Di tengah penurunan laba, Perseroan masih mampu mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp729,68 miliar, meningkat 2,20% dari Rp714,00 miliar pada semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, kenaikan pendapatan belum mampu mengimbangi lonjakan beban pokok pendapatan yang naik menjadi Rp597,66 miliar dari Rp553,73 miliar pada semester I-2025. Akibatnya, laba bruto turun 17,63% menjadi Rp132,02 miliar, dibandingkan Rp160,28 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan beban operasional juga menekan kinerja usaha Perseroan. Laba usaha tercatat sebesar Rp79,61 miliar, turun 26,36% dibandingkan Rp108,12 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, laba sebelum pajak menyusut menjadi Rp87,95 miliar dari Rp115,25 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan laba bersih turut berdampak pada laba per saham dasar, yang turun menjadi Rp12,87 per saham dibandingkan Rp17,06 per saham pada semester I-2025.
Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset IPCM meningkat 2,32% menjadi Rp1,75 triliun, dari Rp1,71 triliun pada akhir 2025. Di sisi lain, total liabilitas naik 20,88% menjadi Rp428,79 miliar dari Rp354,72 miliar, sedangkan total ekuitas turun menjadi Rp1,33 triliun dari Rp1,36 triliun pada 31 Desember 2025.


