Emitentrust.com – PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp303,31 miliar pada semester I-2026, melonjak 104,56% dibandingkan Rp148,27 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, penjualan neto Perseroan meningkat 12,54% menjadi Rp3,23 triliun dari Rp2,87 triliun pada semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, kenaikan penjualan diikuti dengan meningkatnya beban pokok penjualan menjadi Rp2,46 triliun dari Rp2,26 triliun. Meski demikian, laba bruto tetap tumbuh signifikan menjadi Rp771,74 miliar, naik dari Rp612,97 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan. Perseroan berhasil menekan beban usaha menjadi Rp383,24 miliar dari Rp413,37 miliar, sehingga laba usaha melonjak menjadi Rp388,50 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan Rp199,59 miliar pada semester I-2025.
Sementara itu, laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp389,58 miliar dari Rp196,55 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut turut mendorong laba bersih Perseroan tumbuh lebih dari dua kali lipat.
Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset WIIM meningkat menjadi Rp3,39 triliun dari Rp3,20 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas naik menjadi Rp1,10 triliun dibandingkan Rp990,31 miliar per 31 Desember 2025.


