back to top

GTRA Amankan Dana Rp130,5 Miliar dari BCA Buat Beli Armada

Emitentrust.com – PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi Kendaraan Niaga (KI KENANGA) senilai Rp130,5 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Dana tersebut akan digunakan Perseroan untuk menambah armada truk baru guna mendukung pengembangan usaha.

Berdasarkan berdasarkan keterangannya pada Kamis (6/8) manajemen GTRA mengungkapkan bahwa penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman tersebut pada 4 Agustus 2026. Nilai pokok fasilitas kredit yang diperoleh mencapai Rp130.500.000.000.

Manajemen GTRA menjelaskan hasil penarikan fasilitas kredit akan dimanfaatkan untuk pembelian truk baru sebagai bagian dari investasi Perseroan dalam memperkuat armada angkutan barang dan meningkatkan kapasitas operasional.

Perseroan juga menegaskan bahwa penandatanganan fasilitas pinjaman tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebagai informasi, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk merupakan emiten yang bergerak di bidang angkutan bermotor untuk barang umum. Melalui penambahan armada baru, Perseroan berharap dapat memperkuat layanan logistik sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Artikel Terkait

Direktur AKRA Beruntun Lepas Jutaan Saham Harga Pasar, Ada Apa?

Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), Bambang Soetiono S., melakukan aksi divestasi dengan menjual sebanyak 2.740.800 saham perseroan dalam serangkaian transaksi pada 3–4 Agustus 2026.

BEI Kembali Minta Penjelasan Emiten Haji Isam (JARR) Soal Transaksi CPO Duta Palma Group

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten sawit milik pengusaha Haji Isam, memberikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan klarifikasi terkait dugaan persoalan transaksi crude palm oil (CPO)

IHSG Berbalik Arah! Sempat Hijau Seharian, Ditutup Melemah ke Level 6.343

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan Kamis (6/8/2026). Setelah sempat bergerak di zona hijau sejak pembukaan hingga penutupan sesi I, IHSG akhirnya berbalik arah dan ditutup

Populer 7 Hari

Berita Terbaru