back to top

Ada Apa di CANI? Komisaris Independen Heryanto Cokro Resign

Emitentrust.com – Emiten angjutan laut PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) mengungkapkan telah menerima permohonan pengunduran diri Komisaris Independen.

Manajemen CANI menyampaikan bahwa surat pengunduran diri tersebut berasal dari Heryanto Cokro yang selama ini menjabat sebagai Komisaris Independen perseroan.

Direktur CANI, Jansen Warokka, dalam keterbukaan informasi menjelaskan bahwa surat pengunduran diri tersebut telah diterima perseroan pada 12 Maret 2026.

Pengunduran diri tersebut akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku dan selanjutnya akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar perusahaan.

Manajemen juga menegaskan bahwa perubahan di jajaran komisaris ini tidak berdampak terhadap operasional perusahaan.

“Kegiatan usaha dan operasional Perseroan tetap berjalan seperti biasa,” jelas manajemen dalam keterangannya Minggu (15/3).

Sebagai informasi, CANI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dan pengangkutan laut.

Meski terjadi perubahan di tingkat komisaris, hingga saat ini perseroan memastikan kondisi operasional dan kelangsungan usaha tetap stabil sambil menunggu keputusan resmi pemegang saham dalam RUPS mendatang.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru