Emitentrust.com – PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) melakukan perombakan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2026. Rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 939,14 juta saham atau 76,03% dari seluruh saham dengan hak suara tersebut menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan.
Dalam agenda perubahan Direksi, pemegang saham menerima pengunduran diri Hartono Limmantoro dari jabatan Direktur Utama dan Sulaiman dari jabatan Direktur. Sebagai gantinya, pemegang saham mengangkat Djuna Arifsasmita sebagai Direktur Utama dan Mochammad Ridwan sebagai Direktur untuk masa jabatan hingga 18 Juni 2027.
Perubahan juga terjadi pada jajaran Dewan Komisaris. Pemegang saham menerima pengunduran diri Chan Pik Yan dari posisi Komisaris Utama dan Arie Yuriwin dari jabatan Komisaris Independen. Selanjutnya, Ratnawati Satyagraha diangkat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, sementara Yohanes Yahya Wibowo ditunjuk sebagai Komisaris.
Selain menyetujui perubahan pengurus, pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 namun tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dan menunjuk Kantor Akuntan Publik Kanaka Purwadiredja Suhartono untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham menyetujui perubahan alamat kantor Perseroan dari Generali Tower, Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, ke Treasury Tower District 8 Lantai 5 Unit J, kawasan SCBD, Senayan, Jakarta Selatan. Relokasi tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan operasional dan administrasi Perseroan.
Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi AMMS kini terdiri dari Djuna Arifsasmita sebagai Direktur Utama dan Mochammad Ridwan sebagai Direktur. Adapun Dewan Komisaris terdiri dari Ratnawati Satyagraha sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen serta Yohanes Yahya Wibowo sebagai Komisaris.
Pada perdagangan hari ini Senin (22/6) saham AMMS turun 2,34 persen ke level Rp334 per lembar.


