back to top

Akumulasi Masif! Serial System International Pertebal Kepemilikan di LUCK

EmTust – Serial System International Pte. Ltd. melakukan penambahan porsi kepemilikan sahamnya pada emiten penyedia solusi teknologi informasi, PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK).

Berdasarkan keterbukaan informasi disebutkan, aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat posisi investasi perusahaan di pasar modal Indonesia. Laporan tersebut diterbitkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap POJK Nomor 4/2024 mengenai pelaporan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Dalam transaksi yang dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 tersebut, Serial System International melakukan pembelian sebanyak 5.000.000 unit saham. Pembelian ini dieksekusi dengan harga pelaksanaan sebesar Rp147,00 per lembar saham. Transaksi ini dilakukan secara langsung melalui pasar saham dengan klasifikasi saham biasa.

Melalui penambahan unit tersebut, komposisi kepemilikan saham Serial System International di LUCK mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sebelum transaksi, perusahaan asal Singapura ini menggenggam 103.084.540 unit saham atau setara dengan 14,40% hak suara. Setelah aksi beli ini tuntas, jumlah kepemilikan mereka meningkat menjadi 108.084.540 unit saham atau setara dengan 15,10% dari total hak suara perusahaan.

Meskipun porsi kepemilikan saham mengalami peningkatan, manajemen Serial System International menegaskan bahwa status kepemilikan tersebut tetap bersifat non-pengendali. Dalam dokumen laporan, disebutkan bahwa pihak pembeli tidak memiliki rencana untuk mempertahankan atau mengambil alih pengendalian atas PT Sentral Mitra Informatika Tbk. Hal ini menegaskan bahwa tujuan utama dari pergerakan saham ini murni untuk kepentingan investasi jangka Panjang.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru