Emitentrust.com- Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menutup perdagangan Rabu, 25 Maret 2026, dengan penguatan 13% ke level Rp850 per saham. Lonjakan ini terjadi di tengah derasnya sentimen positif dari aksi akumulasi investor besar, Andry Hakim.
Pada 13 Maret 2026, Andry Hakim kembali membeli sekitar 2 juta lembar saham CBRE, sehingga total kepemilikannya meningkat menjadi 230.000.074 saham atau 5,07%, dari sebelumnya 228.000.074 saham (5,02%).
Pada perdagangan hari ini Kamis (26/3) saham CBRE masih menanjak 2,35 persen ke level Rp860 per lembar.
Aksi pembelian bertahap ini dinilai pasar sebagai strategi akumulasi yang lazim dilakukan investor besar untuk memanfaatkan momentum korporasi perusahaan.
Andry Hakim menekankan bahwa keputusan menambah kepemilikan saham CBRE didasari oleh arah aksi korporasi dan ekspansi bisnis perusahaan:
CBRE telah merilis prospektus right issue, menandakan langkah pengembangan modal.
Fokus ekspansi sektor offshore energy semakin jelas, termasuk dukungan dari pemain besar seperti Hilong dan Gunanusa.
Kontrak proyek Hidayah yang akan berjalan menjadi katalis positif.
Kenaikan harga minyak global akibat situasi geopolitik turut memberikan sentimen positif terhadap pendapatan perusahaan.
Reyhan Pratama, Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas, memaparkan “Saat ini CBRE bergerak sideways dengan resistance di 930 dan support di 740. Untuk entry, sebaiknya menunggu breakout di atas 930. Jika berhasil menembus level tersebut, saham CBRE berpotensi melanjutkan kenaikan dengan target 1.030 hingga 1.200.”.
Seperti diketahui PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Rights Issue (RI). Persetujuan tersebut diberikan dalam RUPSLB yang diselenggarakan, Kamis (18/12/2025).
Dalam RUPSLB tersebut, mayoritas pemegang saham menyetujui agenda Perseroan terkait rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Keputusan ini menjadi dasar bagi manajemen untuk melanjutkan seluruh tahapan aksi korporasi Rights Issue sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


