back to top

Antam (ANTM) Guyur Dividen Rp5T, 70 Persen Laba 2025

Emitentrust.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM
) atau Antam menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,046 triliun, setara dengan 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sementara itu, sisanya sebesar Rp2,162 triliun atau 30 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Direktur Utama ANTM Untung Budiharto menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Untuk saldo laba ditahan akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan proyek strategis ke depan.

“Keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kinerja operasional dan keuangan Antam yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah perseroan,” ujarnya dalam paparan publik secara virtual, Rabu (10/6).

Untung menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan dari para pemegang saham terhadap perseroan sehingga kinerja perseroan terus menunjukkan penguatan di tengah berbagai dinamika yang terjadi baik di dalam ataupun luar negeri.

“Meningkatkan pembagian dividen untuk tahun buku 2025 karena ada dukungan dari penguatan operasional, pengelolaan biaya dan lain sebagainya,” katanya.

Sementara itu Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial ANTM Handi Sutanto menjelaskan bahwa meskipun secara nominal nilai dividen yang dibagi ke pemegang saham meningkat, namun dari sisi rasio terhadap laba bersih yang dibukukan mengalami penurunan dibandingkan di tahun 2024. Menurutnya rasio pembagian dividen untuk tahun buku 2025 sebesar 70 persen atau turun dari periode tahun 2024 sebesar 100 persen.

“Walaupun secara angka naik, tapi ada sebagian kami simpan untuk membiayai beberapa proyek yang akan kami kerjakan di tahun 2026,” katanya.

Hasil RUPST juga menyepakati penggantian nomenklatur jabatan direksi perusahaan.

Berikut susunan direksi Antam terbaru:
Jajaran Komisaris ;
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Irwandy Arif
Komisaris: Elen Setiadi
Komisaris Independen: Ridwan
Komisaris: Rudy Sufahriadi
Komisaris: Aryanto Wibowo
Komisaris Independen: Pius Lustrilanang

Jajaran Direksi;
Direktur Utama: Untung Budiharto
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
Direktur Strategi Gilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa bagus Sugata Wirantaya
Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Handi Sutanto
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arini Kasmira
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri.

Artikel Terkait

Mitratel (MTEL) Rampungkan Buyback Saham Kepada Penolak Merger

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengumumkan telah menyelesaikan proses pembelian kembali (buyback) saham dalam rangka memenuhi hak pemegang saham yang tidak menyetujui aksi penggabungan usaha (dissenting rights)

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru