back to top

Mitratel (MTEL) Rampungkan Buyback Saham Kepada Penolak Merger

Emitentrust.com – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengumumkan telah menyelesaikan proses pembelian kembali (buyback) saham dalam rangka memenuhi hak pemegang saham yang tidak menyetujui aksi penggabungan usaha (dissenting rights)

Yunita C. Haerani Sekretaris perusahaan MTEL Dalamketerangannya Sabtu (26/7)menyampaikan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham berlangsung pada 3–10 Juli 2026, sementara penyelesaian pembayaran (settlement date) kepada pemegang saham yang berhak dilakukan pada 17 Juli 2026.

Perseroan menjelaskan, buyback tersebut merupakan pemenuhan hak pemegang saham yang tidak menyetujui penggabungan usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 62 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana terakhir diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Dengan rampungnya pembayaran kepada para pemegang saham, Mitratel menyatakan seluruh proses pelaksanaan dissenting rights telah selesai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Manajemen juga menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi tersebut tidak mengubah kegiatan operasional, struktur kepemilikan, maupun pengendalian perseroan. Selain itu, aksi korporasi tersebut juga tidak memberikan dampak material terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru