back to top

ARNA Ungkap Buyback Rp100M, Pakai Kas Sendiri

Emitentrust.com – Emiten keramik nasional, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp100 miliar.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat manajemen untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Manajemen ARNA dalam meterangan resmi Senin (2/3) menjelaakan bahwa rencana buyback ini mengacu pada Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham oleh Perusahaan Terbuka.

Buyback akan melaksanakan pembelian saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 9 April 2026 hingga 9 April 2027.

Menariknya, secara proforma berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba bersih per saham (EPS) ARNA berpotensi naik dari Rp56,97 menjadi Rp58,35 setelah pelaksanaan buyback, dengan asumsi penggunaan dana maksimal Rp100 miliar.

Adapun laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp400,47 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat Rp2,88 triliun dan ekuitas Rp1,93 triliun sebelum buyback. Setelah aksi korporasi tersebut, ekuitas diproyeksikan menjadi Rp1,83 triliun.

Manajemen menegaskan, sumber dana buyback berasal dari kas internal sehingga tidak akan mengganggu operasional maupun pembiayaan perseroan. Biaya transaksi pun relatif kecil, dengan fee perantara pedagang efek maksimal hanya 0,2017% dari setiap transaksi beli.

Pembelian kembali saham akan dilakukan melalui salah satu Anggota Bursa, yakni PT RHB Sekuritas Indonesia.
Perseroan juga menegaskan tidak ada dampak signifikan terhadap pendapatan maupun struktur pembiayaan akibat pelaksanaan buyback ini.

Manajemen menilai aksi buyback ini dapat membantu menjaga stabilitas harga saham di pasar dan mencerminkan nilai fundamental perseroan yang sesungguhnya.

saham ARNA pada perdagangan Senin (2/3) turun 0.9 persen ke level Rp530 per lembar. Dalam sepekan terakhir anjlok 4,5 persen dari harga Rp555

Artikel Terkait

Pengendali WINR Makin Rajin Jual Jutaan Saham di FCA, Begini Alasannya

Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), Pemenang Nusantara Internasional kembali melakukan penjualan sebanyak 1.592.400 saham di pasar.

Pemegang Saham POOL Tolak Auditor dan Tunda Perubahan Pengurus

PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 20 Juli 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham yang mewakili 1,34 miliar saham atau sekitar 57,43% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

HYGN Ungkap Investor Asing Masuk, Borong 21 Juta Saham Harga Senyap

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait adanya pembelian saham Perseroan oleh investor asing yang nilainya dikategorikan material.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru