back to top

Bank Woori (SDRA) Catat Laba Turun 30%, Sisa Rp106M di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp106,83 miliar, turun 30,79% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp154,33 miliar.

Sejalan dengan itu, laba per saham (earning per share/EPS) juga melemah menjadi Rp7,27 dari sebelumnya Rp10,50 per saham, atau turun sekitar 30,76% secara tahunan.

Penurunan kinerja ini terjadi di tengah melemahnya pendapatan bunga bersih yang tercatat sebesar Rp387,96 miliar, turun dari Rp433,53 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan bunga tercatat Rp906,73 miliar, turun dari Rp1,01 triliun.

Di sisi lain, beban operasional lainnya meningkat menjadi Rp315,15 miliar dibandingkan Rp292,65 miliar, terutama dari kenaikan beban umum dan administrasi.

Akibatnya, laba operasional perseroan turun signifikan menjadi Rp137,16 miliar dari Rp203,90 miliar pada kuartal I-2025.

Dari sisi intermediasi, total pinjaman yang diberikan bersih tercatat Rp39,94 triliun, turun dari Rp41,57 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, dana pihak ketiga juga mengalami penurunan menjadi Rp32,58 triliun dari Rp34,06 triliun.

Secara keseluruhan, total aset perseroan tercatat sebesar Rp54,19 triliun per 31 Maret 2026, turun dibandingkan Rp59,14 triliun pada akhir tahun 2025. Adapun total ekuitas meningkat tipis menjadi Rp12,96 triliun dari Rp12,87 triliun.

Artikel Terkait

ATLA Bagi Dividen Rp0,56 per Saham, Ini Tanggal Pentingnya

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum

IHSG Ditutup Ambles 4,52%! Tapi ADMR, MBMA Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi tajam pada perdagangan awal pekan ini.

Direktur TPIA Tambah Kepemilikan, Saham Ikut Melonjak 22,9%

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyampaikan bahwa Fransiskus Ruly Aryawan selaku direktur tercatat menambah kepemilikan sahamnya melalui transaksi pembelian yang dilakukan pada 5 Juni 2026

Populer 7 Hari

Berita Terbaru