BEI Layangkan Surat ke Emiten Haji Isam (PGUN)

BEI Layangkan Surat ke Emiten Haji Isam (PGUN)
PGUN ketika mencatatkan sahamnya di BEI
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) emiten Haji Isam menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah harganya melonjak signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam sepekan perdagangan terakhir, saham PGUN telah menguat 33,5%. Sementara dalam sebulan, saham emiten tersebut naik sekitar 34,9%, dari level Rp7.375 per saham pada 21 Juli 2026.

Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), saham PGUN kembali menguat 1,53% ke level Rp9.950 per saham.

Kenaikan tersebut membuat BEI meminta penjelasan kepada perseroan terkait volatilitas transaksi saham PGUN.

Dalam tanggapannya, manajemen Pradiksi Gunatama menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi pemodal.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” tulis manajemen PGUN dalam keterbukaan informasi.

BEI juga meminta konfirmasi apakah terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham PGUN maupun keputusan investasi investor.

Perseroan kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat menjadi faktor penggerak harga saham.

Manajemen juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan kepemilikan saham perseroan.

Dengan demikian, PGUN menyebut kenaikan harga saham yang terjadi belakangan ini bukan dipicu oleh informasi material yang diketahui atau diumumkan perseroan.

BEI juga menanyakan kemungkinan adanya aksi korporasi yang akan dilakukan PGUN dalam waktu dekat, termasuk aksi yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham perseroan di bursa.

PGUN menyatakan belum memiliki rencana melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, setidaknya dalam tiga bulan mendatang.

Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha.

Selain itu, BEI meminta konfirmasi mengenai rencana pengendali dan pemegang saham utama terkait kepemilikan saham PGUN.

Manajemen menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana dari pengendali maupun pemegang saham utama terkait kepemilikan saham perseroan.

Sebelumnya PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) membantah rumor pasar yang mengaitkan perseroan dengan rencana pengambilalihan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). 

Manajemen PGUN menegaskan tidak memiliki rencana maupun informasi material mengenai aksi akuisisi BYAN, termasuk dari pemegang saham pengendali maupun pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) yaitu Haji Isam.

"Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan tidak mengetahui atas kebenaran ataupun memiliki informasi terkait dengan pemberitaan dimaksud terkait dengan adanya rencana pengambilalihan PT Bayan Resources Tbk (BYAN)," tegas Direktur PGUN Tamlikho pada 19 Agustus 2026.