back to top

BEI Minta Penjelasan DPUM Terkait Proyeksi Kinerja Keuangan 2025

Emitentrust.com – PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) memberikan penjelasan lanjutan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkonfirmasi laporan keuangan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) terkait proyeksi kinerja tahun buku 2025.

Sekretaris Perusahaan DPUM, Julius Siwalette, menjelaskan bahwa informasi kinerja keuangan tahun buku 2025 yang disampaikan dalam public expose pada 23 Desember 2025 masih bersifat prediksi manajemen.

Proyeksi tersebut mencakup pendapatan Rp1,26 triliun, laba kotor Rp51 miliar, dan laba bersih Rp24 miliar, yang disusun secara prudent berdasarkan realisasi kinerja hingga periode berjalan, data pembukuan internal, serta tren operasional bulanan.

Julius menegaskan bahwa prediksi tersebut tidak bersifat spekulatif dan berada dalam rentang yang realistis serta dapat dicapai. Keyakinan ini diperkuat oleh konsistensi dengan kinerja historis Perseroan serta proses review yang sedang berlangsung oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

Terkait ketentuan Bursa Nomor I-E mengenai kewajiban review Akuntan Publik atas proyeksi keuangan, Julius menyampaikan bahwa proses review KAP atas materi public expose tersebut masih berjalan.

” Meski demikian, manajemen meyakini nilai yang disajikan telah disusun secara wajar dan dapat dipertanggungjawabkan, ” tulis Yulius yang dikutip Minggu (

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru