back to top

GMFI di 2025 Balik Arah! Ekuitas Positif Setelah Lama Defisit

Emitentrust.com – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) Emiten perawatan pesawat ini sepanjang 2025 membukukan laba bersih sebesar US$33,97 juta, melonjak sekitar 26,3% dibandingkan US$26,90 juta pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan yang mencapai US$491,88 juta, naik 16,8% dari US$421,22 juta pada 2024. Kenaikan ini mencerminkan membaiknya permintaan jasa maintenance, repair, and overhaul (MRO) di sektor aviasi.

Dari sisi operasional, laba sebelum pajak juga melonjak tajam menjadi US$40,73 juta atau naik sekitar 64,6% dibandingkan periode sebelumnya sebesar US$24,74 juta. Kinerja ini ditopang efisiensi dan peningkatan aktivitas operasional.

Meski demikian, beban usaha turut meningkat, terutama dari beban material dan subkontrak, seiring ekspansi bisnis. Beban material tercatat naik menjadi US$144,81 juta dari US$117,17 juta, sementara beban subkontrak meningkat menjadi US$108,62 juta.

Di sisi neraca, total aset GMFI melesat menjadi US$812,98 juta, tumbuh sekitar 91,5% dibandingkan US$424,63 juta pada 2024. Lonjakan ini terutama ditopang peningkatan signifikan pada aset tetap yang mencapai US$470,81 juta.

Sementara itu, liabilitas perseroan relatif stabil di level US$698,41 juta, naik tipis sekitar 2,3% dari tahun sebelumnya. Yang menarik, GMFI berhasil membalikkan kondisi ekuitas dari defisiensi menjadi positif, dengan total ekuitas mencapai US$114,57 juta dari sebelumnya minus US$257,90 juta.

Dari sisi likuiditas, kas dan setara kas melonjak drastis menjadi US$40,96 juta, naik lebih dari 224% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar US$12,62 juta. Arus kas operasi pun meningkat kuat menjadi US$65,21 juta dari US$14,74 juta.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru