BEI Minta Penjelasan SOHO Terkait Free Float

BEI Minta Penjelasan SOHO Terkait Free Float
Geedung Kantor industri SOHO
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Soho Global Health Tbk (SOHO) buka suara terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang mendapat perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen menyatakan tengah mengevaluasi sejumlah alternatif untuk memenuhi ketentuan free float.

Manajemen, SOHO dalam surat  tanggapan atas permintaan BEI melalui surat Nomor S-11503/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 9 September 2026 mengenai volatilitas transaksi efek menyebut evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya perseroan memenuhi ketentuan Bursa terkait jumlah saham yang beredar di publik. 

" Namun, hingga surat tanggapan tersebut disampaikan, belum ada keputusan final mengenai bentuk aksi, mekanisme maupun waktu pelaksanaannya," tulis manajemen dalam jawabannya pada Jumat (11/9).

Perseroan memastikan akan menyampaikan informasi kepada BEI dan publik apabila terdapat perkembangan yang memenuhi ketentuan untuk dilaporkan atau diungkapkan.

Seperti diketahui PT SOHO Global Health Tbk (SOHO) memiliki saham free float sebanyak 1.173.025.870 saham atau setara 9,242% dari total saham tercatat per 30 April 2026. Jumlah tersebut menunjukkan porsi saham yang dapat diperhitungkan sebagai saham publik masih berada di bawah 10% dari keseluruhan saham perseroan.

Berdasarkan laporan saham free float yang disampaikan perseroan, SOHO memiliki total saham tercatat sebanyak 12.691.682.390 saham. Seluruh saham tersebut merupakan saham tanpa warkat atau scripless.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.173.025.870 saham masuk dalam kategori free float karena dimiliki masyarakat dengan kepemilikan kurang dari 5%.

Di sisi lain, SOHO menegaskan belum mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum dipublikasikan dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang wajib dilaporkan berdasarkan ketentuan mengenai kepemilikan saham dan aktivitas menjaminkan saham perusahaan terbuka.

Menariknya, BEI juga meminta penjelasan mengenai rencana pemegang saham utama SOHO terkait kepemilikan sahamnya. Perseroan kemudian meminta konfirmasi kepada dua pemegang saham utama, yakni Eng Liang Tan dan Medisia Investment Holdings Pte. Ltd.

Hasil konfirmasi menunjukkan Eng Liang Tan tidak memiliki rencana mengubah kepemilikannya di SOHO, termasuk kepemilikan manfaat secara tidak langsung melalui Tiberias 96 Pty Ltd dan Cascade Creek Pty Ltd. Ia juga disebut tetap bermaksud mempertahankan kepemilikan mayoritasnya di perseroan.

Sementara itu, Medisia Investment Holdings Pte. Ltd. menyatakan belum memiliki rencana menjual kepemilikannya di SOHO dalam waktu dekat.

Dengan demikian, hingga tanggal penyampaian tanggapan, belum terdapat keputusan aksi korporasi terkait pemenuhan free float maupun indikasi pelepasan saham oleh pemegang saham utama.

Langkah selanjutnya akan bergantung pada hasil evaluasi perseroan terhadap berbagai alternatif yang tersedia untuk memenuhi ketentuan free float Bursa.

Pada perdagangan hari ini Jumat (28/8) saham SOHO naik 0,91persen ke level Rp1.665. Dalam sepekan terakhir Naik 37,3 p[ersen. Dalam sebulan naik 40,2 persen dari harga Rp1.180 pada11 Agustus 2026