BEI Suspensi 4 Saham yang Harganya Melejit, AGAR Terbang 660%

BEI Suspensi 4 Saham yang Harganya Melejit, AGAR Terbang 660%
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) pada Rabu (19/8/2026).

Penghentian sementara atau suspensi tersebut dilakukan setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada keempat saham. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme cooling down sekaligus bentuk perlindungan bagi investor.

Berdasarkan pengumuman BEI, perdagangan saham BEEF dan YPAS dihentikan sementara pada 19 Agustus 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Sementara itu, perdagangan saham DOOH dan AGAR dihentikan sementara mulai Sesi Pra-Pembukaan 19 Agustus 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

BEEF Naik 76% Sebulan

Sebelum disuspensi, saham BEEF berada di level Rp476 per saham. Dalam sepekan terakhir, harga BEEF telah naik sekitar 14,9%.

Jika dibandingkan dengan posisi pada 20 Juli 2026 yang berada di level Rp270, saham BEEF telah melonjak sekitar 76,3% dalam sebulan.

YPAS Melonjak 110% Sebulan

Langkah serupa diberlakukan terhadap saham YPAS melalui pengumuman BEI Nomor Peng-SPT-00148/BEI.WAS/08-2026.

Sebelum suspensi, saham YPAS berada di level Rp1.370. Dalam sepekan terakhir, saham ini tercatat naik sekitar 50,5%.

Jika dibandingkan dengan harga Rp650 pada 20 Juli 2026, saham YPAS telah melonjak sekitar 110,8% dalam sebulan.

Sementara dibandingkan dengan harga Rp585 pada 2 Januari 2026, saham YPAS telah mencatat kenaikan sekitar 134,2% secara year to date (YTD).


Saham AGAR juga masuk daftar yang dihentikan sementara oleh BEI. Suspensi tersebut tercantum dalam pengumuman Nomor Peng-SPT-00146/BEI.WAS/08-2026.

Sebelum suspensi, saham AGAR berada di level Rp1.810. Dalam sepekan terakhir, saham tersebut naik sekitar 19,8%.

Jika dibandingkan dengan harga Rp270 pada 20 Juli 2026, saham AGAR telah melonjak sekitar 570,4%.

Adapun jika dibandingkan dengan harga Rp238 pada 2 Januari 2026, saham AGAR telah meroket sekitar 660,5% secara YTD.

Kenaikan tersebut menunjukkan pergerakan harga AGAR yang sangat signifikan sepanjang 2026 dan menjadi salah satu alasan Bursa mengambil langkah cooling down.Saham DOOH turut dihentikan sementara berdasarkan pengumuman BEI Nomor Peng-SPT-00147/BEI.WAS/08-2026.

Sebelum perdagangan dihentikan, saham DOOH berada di level Rp326. Dalam sepekan terakhir, saham ini telah menguat sekitar 34,7%.

Sementara dibandingkan dengan harga Rp142 pada 20 Juli 2026, saham DOOH telah naik sekitar 129,6% dalam sebulan.

BEI menjelaskan, penghentian sementara perdagangan dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan informasi yang tersedia secara matang sebelum mengambil keputusan investasi.

Langkah tersebut juga dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor menyusul peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut.