back to top

BEI Telisik Saham DGIK, Transaksi Tiba-tiba Ramai Tapi Harga Anjlok

Emitentrust.com – PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan aktivitas transaksi saham yang disertai penurunan harga cukup signifikan.

Berdasarkan surat BEI No. S-10596/BEI.PP1/08-2026 tertanggal 12 Agustus 2026, aktivitas perdagangan saham DGIK meningkat tajam. Volume transaksi tercatat mencapai 28.760.300 saham dengan frekuensi 3.535 kali, dibandingkan perdagangan sebelumnya yang hanya mencatat 8.353.600 saham dengan frekuensi 750 kali.

Di tengah lonjakan aktivitas tersebut, harga saham DGIK justru terkoreksi Rp7 atau 5,30%, dari Rp132 menjadi Rp125 per saham.

Menanggapi permintaan penjelasan Bursa, manajemen DGIK menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material dalam kegiatan maupun perencanaan usaha perseroan yang dapat mempengaruhi nilai saham atau keputusan investasi pemodal.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material di dalam kegiatan dan perencanaan usaha Perseroan yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” jelas manajemen.

BEI juga meminta konfirmasi terkait kemungkinan adanya informasi material yang dapat mempengaruhi harga saham DGIK sebagaimana diatur dalam ketentuan BEI.

Manajemen kembali menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material terkait kegiatan dan perencanaan usaha yang dapat mempengaruhi harga saham maupun keputusan investasi investor.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka serta aktivitas menjaminkan saham.

“Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham sebagaimana yang dimaksud di atas,” ungkap manajemen.

Di tengah peningkatan aktivitas transaksi saham DGIK, perseroan juga memastikan belum memiliki rencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat.

Hingga saat ini, DGIK belum merencanakan aksi korporasi yang kemungkinan dilakukan dalam jangka waktu sekitar tiga bulan mendatang.

Namun, jika nantinya terdapat aksi korporasi dalam periode tersebut, perseroan memastikan akan menyampaikan laporan kepada Bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Tembus Level 6.400, Ini Sentimen Positifnya

Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 100,12...

BEI Buka Suara Soal IHSG Usai Pidato Prabowo Janjikan Ekonomi 6%

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (14/8/2026) tidak terlepas dari respons positif pelaku pasar terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

RUNS Makin Tekor! Pendapatan Anjlok 28%, Rugi Tembus Rp2,31M di Semester I – 2026

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mencatatkan kinerja yang masih tertekan pada semester I-2026. Pendapatan usaha perseroan turun 28,34% menjadi Rp8,47 miliar hingga 30 Juni 2026, dibandingkan Rp11,82 miliar pada periode yang sama tahun

Populer 7 Hari

Berita Terbaru