back to top

BEI Tetapkan Harga Teoretis Saham Bonus MEGA Rp2.530 per Lembar

Emitentrust.com – PT Bank Mega Tbk (MEGA) resmi memasuki fase penting dalam aksi korporasi pembagian saham bonus dengan rasio 1:1.

Mengacu pada pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham MEGA pada akhir periode cum di pasar reguler tanggal 9 April 2026 tercatat sebesar Rp5.050 per saham.

Dengan rasio saham bonus tersebut, BEI menetapkan harga teoretis saham MEGA menjadi Rp2.525, yang kemudian disesuaikan dengan fraksi harga di sistem perdagangan JATS menjadi Rp2.530 per saham pada perdagangan 10 April 2026.

Seperti diketahui PT Bank Mega (MEGA) emiten milik Chairul Tanjung, telah mendapat restu dari pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dan saham bonus.


Dalam rapat yang digelar akhir Maret 2026, pemegang saham menyetujui alokasi dana Rp2,01 triliun sebagai dividen tunai, setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025.

Sedangkan Setiap pemegang 1 lembar saham perseroan akan mendapat bagian dividen Rp171,94. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 9 April.

Artikel Terkait

CBRE Putuskan Tak Bagi Dividen, Rights Issue Jumbo Disetujui

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

BEI Tetapkan Harga Teoretis WINS Jadi Rp525 Usai Dividen Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoretis saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk sebesar Rp525 per saham setelah Perseroan melaksanakan aksi korporasi pembagian dividen saham dengan rasio 71:1.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Milik Hapsoro (BUVA)

Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat ke emiten milik Hapsoro yaitu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan beberapa terakhir ini.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru