back to top

BEKS Rombak Manajemen, Direktur Bisnis Resmi Ganti

Emitentrust.com – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) resmi melakukan perombakan jajaran manajemen usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Januari 2026.

Rapat tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 34,35 miliar saham atau 66,22% dari total saham dengan hak suara sah, sehingga memenuhi kuorum.

Salah satu keputusan utama RUPSLB adalah menyetujui pengunduran diri Bambang Widyatmoko, S.E. dari jabatannya sebagai Direktur Bisnis. Keputusan ini disetujui hampir seluruh pemegang saham dengan tingkat persetujuan mencapai 99,92%.

Tak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan signifikan pada jajaran pengurus perseroan. Dalam RUPSLB tersebut, BEKS menetapkan:

Pengangkatan Deden Apriandhi sebagai Komisaris

Pemberhentian dengan hormat Rodi Judo Dahono dari jabatan Direktur Operasional

Pengangkatan Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis

Pengangkatan Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional.

Seluruh agenda perubahan pengurus ini memperoleh persetujuan nyaris mutlak, dengan tingkat persetujuan mencapai 99,997%.

Dengan keputusan tersebut, maka susunan trrbaru Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk kini adalah:

Muhammad Busthami – Direktur Utama

Eko Virgianto – Direktur

Slamet Riyadi – Direktur Bisnis

Purbaji Basuki – Direktur Operasional.

Sementara itu, susunan Dewan Komisaris BEKS menjadi:

Dr. Hoiruddin Hasibuan – Komisaris Utama

Deden Riki Hayatul Firman – Komisaris

Rina Dewiyanti – Komisaris

Deden Apriandhi – Komisaris.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (RATU) Dapat Restu Akuisisi SMS Development

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi besar berupa akuisisi saham SMS Development Limited melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM).

TAXI Cetak Pendapatan Melejit 239%, Rugi Tinggal Rp337 Juta di Kuartal I

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) membukukan rugi bersih sebesar Rp337,87 juta pada kuartal I-2026. Meski masih merugi, kinerja perseroan menunjukkan perbaikan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp1,94 miliar.

Delapan Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan! Yield Jumbo Hingga Super Mini

Sebanyak delapan emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan memasuki masa cum date dividen pada periode 26 hingga 29 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru