back to top

Besok! Emiten Boy Thohir (ADRO) Masuk Cum Date Dividen Interim Yield Jumbo

EmTrust – Emiten batu bara milik Boy Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), segera memasuki masa cum dividen pada awal pekan depan, tepatnya 29 Desember 2025. Adapun pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 15 Januari 2026.

ADRO sebelumnya mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar USD250 juta atau setara sekitar Rp4,18 triliun. Dividen tersebut berasal dari laba bersih sembilan bulan tahun buku 2025, menegaskan konsistensi perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

Meski manajemen belum secara resmi mengumumkan dividen per saham, perhitungan dengan mengacu pada jumlah saham beredar ADRO setelah dikurangi saham treasuri per 28 November 2025, yakni sekitar 28,80 miliar saham, menghasilkan potensi dividen sekitar USD0,00868 per saham atau setara Rp145 per saham.

Dengan harga saham ADRO pada penutupan perdagangan Jumat (24/12) di level Rp1.890 per saham, maka yield dividen interim diperkirakan mencapai sekitar 7,5%.

Dari sisi pemegang saham, Boy Thohir yang tercatat menggenggam 1,97 miliar saham ADRO atau setara 6,726% kepemilikan, berpotensi mengantongi dividen sekitar US$16,8 juta, atau setara ratusan miliar rupiah.

Selain Boy Thohir, pemegang saham ADRO lainnya, Edwin Soeryadjaja, juga diperkirakan akan menerima dividen interim senilai USD8,94 juta dari kepemilikannya di emiten batu bara tersebut.

Perseroan menyampaikan bahwa dividen tunai interim akan dibayarkan dalam mata uang rupiah, dengan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia per 2 Januari 2026 sebagai dasar konversi.

Adapun jadwal dividen ADRO sebagai berikut:

Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 29 Desember 2025

Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 30 Desember 2025

Cum dividen pasar tunai: 2 Januari 2026

Ex dividen pasar tunai: 5 Januari 2026.

Sebagai catatan, ADRO merupakan emiten yang rutin membagikan dividen sejak 2008 dan tak pernah absen memberikan dividen kepada pemegang sahamnya.

Dividen final terakhir yang dibagikan untuk tahun buku 2024 mencapai US$500 juta.

Bahkan, ADRO pernah mencatatkan sejarah pembagian dividen terbesar senilai US$1 miliar pada 2022.

Sementara itu, untuk tahun buku 2023, perseroan membagikan dividen final dengan total USD800 juta,

Artikel Terkait

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Putra Prajogo Pangestu Angkut Saham TPIA di Harga Rp1.860 per Lembar

Wakil Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), Baritono Prajogo Pangestu, yang juga salah satu putra dari konglomerat Prajogo Pangestu kembali menambah kepemilikan sahamnya

WIKA Dapat Restu Restrukturisasi Sejumlah Sukuk dan Obligasi

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperoleh dukungan dari para pemegang obligasi dan sukuk untuk melakukan perubahan sejumlah ketentuan surat utang, termasuk perpanjangan jatuh tempo beberapa seri sukuk serta pemberian hak

Populer 7 Hari

Berita Terbaru