back to top

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

Emitentrust.com – PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 425,29 juta saham atau 54,44% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, pemegang saham menyetujui penggunaan hasil usaha tahun buku 2025 yang mencatat rugi komprehensif sebesar Rp22,99 miliar.

Rugi tersebut terdiri dari rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar yang dibukukan sebagai pengurang saldo laba ditahan dan akan dibawa ke tahun buku berikutnya. Sementara itu, beban komprehensif lain dari imbalan kerja dan pajak penghasilan tercatat sebesar Rp29,03 juta.

Dengan kondisi tersebut, Perseroan memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham.

Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku 2025.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan serta menegaskan kembali susunan pengurus yang akan menjabat hingga penutupan RUPS Tahunan untuk tahun buku 2029 yang akan diselenggarakan pada tahun 2030.

Susunan Direksi FLMC terdiri dari Rosalina Indra Wirawati sebagai Presiden Direktur dan Andre Rajasa sebagai Direktur.

Sementara susunan Dewan Komisaris terdiri dari Theresia Indrawirawan sebagai Presiden Komisaris, Michelle Evangeline Hanafi sebagai Komisaris, serta Donny Hartanto sebagai Komisaris Independen.

Selain itu, pemegang saham juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026 serta menetapkan remunerasi Direksi Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Senin (15/6) saham FMLC turun 3 persen ke level Rp89.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Putra Prajogo Pangestu Angkut Saham TPIA di Harga Rp1.860 per Lembar

Wakil Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), Baritono Prajogo Pangestu, yang juga salah satu putra dari konglomerat Prajogo Pangestu kembali menambah kepemilikan sahamnya

Populer 7 Hari

Berita Terbaru