back to top

BIPI Gandeng Humpuss Garap Proyek Jumbo Rp24 Triliun!

Emitenmtrust.com- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk dengan kode saham BIPI terus melanjutkan transformasi bisnisnya melalui penguatan portofolio investasi di sektor energi berkelanjutan dan infrastruktur masa depan.

Terbaru, Astrindo menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Humpuss untuk menjajaki pengembangan bersama sejumlah proyek energi dan industri strategis di Indonesia.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis kedua perusahaan dalam memperkuat kolaborasi di sektor energi, infrastruktur industri, hingga pengembangan energi ramah lingkungan di Tanah Air.

Dalam kerja sama ini, Astrindo dan Humpuss sepakat menjajaki lima proyek strategis dengan estimasi kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai US$1,5 miliar.( asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS, maka US$1,5 miliar setara sekitar Rp24,75 triliun.

Kelima proyek tersebut meliputi reaktivasi Catalytic Polymerization Unit (CPU), proyek Reformate Addition, pembangunan kilang CPO menjadi minyak goreng, proyek Mini LNG, hingga pengembangan pembangkit listrik panas bumi dan data center di Pulau Sabang, Aceh.

Direktur Utama Astrindo, Ray Gerungan mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi strategis melalui penggabungan kompetensi, jaringan bisnis, dan pengalaman masing-masing pihak.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan proyek energi dan industri yang berorientasi pada keberlanjutan serta memiliki nilai tambah jangka panjang.

Astrindo menilai pengembangan proyek berbasis energi bersih seperti Mini LNG dan geothermal-powered data center menjadi bagian penting dalam strategi transformasi bisnis perseroan menuju sektor energi yang lebih ramah lingkungan dan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

MoU tersebut bersifat non-binding dan menjadi dasar bagi kedua pihak untuk melakukan studi kelayakan, evaluasi teknis, penjajakan komersial, hingga pembahasan struktur investasi pada masing-masing proyek.

Selain itu, kedua perusahaan juga membuka peluang pembentukan perusahaan patungan atau joint venture dengan prinsip partisipasi setara untuk pengembangan proyek-proyek tersebut.

Sebagai informasi, BIPI merupakan perusahaan investasi yang fokus pada infrastruktur energi terintegrasi dan saat ini memiliki serta mengoperasikan berbagai aset energi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru