back to top

BOGA Bidik Dana Rp400M dari Penerbitan Sukuk Mudharabah

Emitentrust.com – PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) melakukan penawaran Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2026 dengan target penghimpunan dana sebesar Rp400 miliar.

Berdasarkan keterangan resmi BOGA pada Kamis (21/5) disebutkan, penerbitan sukuk tersebut dijamin dengan skema full commitment dan terbagi dalam dua seri. Seri A memiliki jangka waktu 370 hari, sedangkan Seri B memiliki tenor tiga tahun. Adapun nilai penerbitan masing-masing seri masih akan ditentukan kemudian.

Dalam aksi korporasi ini, PT Kredit Rating Indonesia memberikan peringkat idA-sy terhadap sukuk yang diterbitkan perseroan.

Sementara itu, KB Valbury Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, sedangkan Bank KB Indonesia ditunjuk sebagai wali amanat.

Perseroan menjadwalkan masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 19 Mei hingga 19 Juni 2026. Adapun masa penawaran umum diperkirakan berlangsung pada 26-30 Juni 2026.

Selanjutnya, sukuk tersebut direncanakan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 6 Juli 2026.

Pada perdagangan hari ini Kamis (21/5) saham BOGA stagnan di level Rp1.325 per saham.

PT Apollo Global Interactive Tbk adalah emiten otomotif Indonesia (kode saham: BOGA) yang bergerak sebagai holding company di bidang perdagangan kendaraan, suku cadang, jasa perawatan, penyewaan mobil, dan investasi pada entitas anak. Perusahaan ini sebelumnya dikenal sebagai PT Bintang Oto Global Tbk dan berafiliasi kuat dengan ekosistem dealer Honda di Jawa Timur.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru