back to top

CNKO Tahan Seluruh Laba Rp194,9M, Dividen Nihil

Emitentrust.com – PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk. (CNKO) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 20 Juli 2026, seluruh laba bersih sebesar Rp194,98 miliar disepakati untuk memperkuat permodalan atau ekuitas Perseroan.

RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 4,21 miliar saham atau 46,99% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan mayoritas pemegang saham.

Selain menyetujui penggunaan laba ditahan, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan. Rapat turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

RUPS juga menyetujui penunjukan kembali KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan sebagai auditor laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2026. Selain itu, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris dengan nilai maksimum sebesar remunerasi yang diterima pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tidak dapat mengambil keputusan karena tidak memenuhi kuorum. RUPSLB yang mengagendakan perubahan Anggaran Dasar hanya dihadiri pemegang saham yang mewakili 49,26% saham dengan hak suara, sehingga belum memenuhi persyaratan kuorum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada perdagangan hari ini Rabu (22/7) saham CNKO yang bertengger di papan Pemantauan Khusus berada di level Rp37.

Artikel Terkait

IHSG Terbang ke 6.430 di Sesi I, Saham Grup Bakrie Jadi Primadona

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). IHSG ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51% ke level 6.430,15, ditopang penguatan seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

MGNA Sebut Dana Waran Seri II Rp343 Miliar Tak Tersisa

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil konversi Waran Seri II sebesar Rp343,29 miliar sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

BEI Bekukan Penuh Saham Multi Agro Gemilang (MAGP), Ini Penyebabnya

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) di seluruh pasar mulai sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (23/7/2026).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru