back to top

Dana IPO Rp220,58 Miliar Belum Disentuh, COIN Pamer Fundamental Baja Anak Usaha

EmTust – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Strategi tersebut didasarkan pada kondisi fundamental dan posisi keuangan anak perusahaan yang dinilai masih sangat solid, sehingga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam merealisasikan dana IPO.

Sebagaimana diketahui, Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp220,58 miliar melalui IPO yang dilaksanakan pada 9 Juli 2025. Dana tersebut direncanakan untuk memperkuat permodalan dua anak perusahaan, yakni Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) sebesar Rp175,99 miliar atau 85% dan Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebesar Rp31,05 miliar atau 15%.

Hingga saat ini, dana hasil IPO tersebut belum direalisasikan dan masih ditempatkan pada instrumen perbankan yang aman, seperti deposito dan giro.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, mengungkapkan bahwa Perseroan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta bersikap adaptif terhadap dinamika industri aset kripto. Pertimbangan tersebut, ditambah dengan kuatnya fundamental kedua anak perusahaan, membuat Perseroan memilih untuk menunda realisasi penggunaan dana IPO.

“Kami melihat fundamental dan posisi keuangan anak perusahaan kami, yakni Bursa CFX dan ICC, sebagai bursa dan kustodian aset kripto pertama yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berada dalam kondisi yang kuat. Oleh karena itu, kami akan mengamati situasi dan perkembangan pasar terlebih dahulu sebelum menggunakan dana IPO,” ujar Ade.

Ia menambahkan bahwa kondisi likuiditas internal yang solid di CFX dan ICC memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk belum melakukan injeksi modal. Hal ini memungkinkan COIN untuk meninjau dan menentukan momentum yang paling tepat dalam menyalurkan dana tersebut.

“Kami meyakini strategi kehati-hatian ini akan membuat penggunaan dana IPO menjadi lebih efisien, tepat sasaran, serta memberikan dampak multiplier yang optimal bagi rencana jangka panjang Perseroan,” imbuhnya.

Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pasar dan industri aset kripto yang dinamis. Ade memastikan realisasi dana IPO akan dilakukan pada momentum yang paling tepat guna mendukung ekspansi bisnis dan memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemegang saham.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rebound Hampir 2%, Semua Sektor Kompak Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit setelah tertekan selama tiga hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (25/6/2026), IHSG menguat 115 poin atau 1,96% ke level 5.999,03.

ERAL Siapkan Dividen Rp8 per Saham

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp8 per saham atau dengan total nilai Rp41,5 miliar kepada para pemegang saham.

Grup Sinarmas (INKP) Ketok Dividen Rp177,89M Setara Rp75 per Saham

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp75 per saham kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 23 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru