back to top

Danantara Lepas 50,8 Juta Saham JSMR di Harga Rp500

Emitentrust.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melaporkan bahwa PT Danantara Asset Management melepas 50,8 juta saham JSMR pada 5 Januari 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (7/1), jumlah saham JSMR yang dimiliki Danantara turun dari 5.080.509.839 saham (70,00%) menjadi 5.029.704.742 saham (69,30%).

Transaksi tersebut melibatkan 50.805.097 saham biasa dengan harga Rp500 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp25,4 miliar.

” Transaksi ini bukan untuk tujuan investasi murni, melainkan dilakukan dalam rangka pemenuhan ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, yang mengatur kepemilikan saham negara sebesar 1% melalui Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN),” tulis pengumuman tersebut.

Disebutkan, transaksi ini dilakukan secara tidak langsung, dengan negara sebagai pemilik manfaat akhir melalui Kepala BP BUMN.

Skema ini menandai adanya penyesuaian struktur kepemilikan saham negara, bukan aksi divestasi terbuka di pasar.

Langkah ini menambah daftar emiten BUMN yang mulai merapikan struktur kepemilikan sahamnya seiring berlakunya regulasi baru.

Pada perdagangan Rabu (7/1), saham JSMR naik 3,4 persen ke level Rp3.500. Dalam sepekan naik 3,55 persen dari harga Rp3380 pada 30 Desember 2025.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru