back to top

DPUM Laporkan Hasil Negosiasi Calon Pengendali Baru

Emitentrust.com- PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengumumkan perkembangan negosiasi terkait rencana pengambilalihan saham perseroan oleh investor baru.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, manajemen menyampaikan bahwa Rama Indonesia berencana mengakuisisi 59,24% saham DPUM yang saat ini dimiliki oleh Pandawa Putra Investama.

Corporate Secretary DPUM, Julius Siwalette, menjelaskan bahwa calon pengendali baru telah menyelesaikan proses uji tuntas (due diligence) terhadap perusahaan.

“Calon pengendali baru telah selesai melaksanakan proses uji tuntas terhadap Perseroan dan saat ini masih dalam tahap negosiasi mengenai syarat dan ketentuan pengambilalihan dengan calon penjual,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi.

Perseroan juga menyatakan bahwa perkembangan rencana pengambilalihan tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Sebagai informasi, Dua Putra Utama Makmur Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri, perikanan, dan perdagangan.

Apabila proses negosiasi tersebut berhasil disepakati, maka Rama Indonesia berpotensi menjadi pemegang saham pengendali baru di DPUM.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru