back to top

Efek IPO, Laba RLCO Terbang 325% di 2025

Emitentrust.com- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) mencatat lonjakan kinerja impresif sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai Rp40,98 miliar, melonjak sekitar 325% dibandingkan Rp9,63 miliar pada tahun sebelumnya.

Tak hanya laba, kinerja per saham juga menunjukkan perbaikan. Earnings per share (EPS) meningkat menjadi Rp18,33, naik sekitar 10,1% dari Rp16,65 di 2024.

Dalam laporan keuangan yang diterbitka Rabu (1/4) disebutkan, kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan yang mencapai Rp635,17 miliar, meningkat sekitar 19,8% dari Rp530,38 miliar pada tahun sebelumnya. Laba kotor pun ikut naik menjadi Rp117,94 miliar dari Rp106,97 miliar.

Dari sisi operasional, perusahaan berhasil menekan beban pemasaran secara signifikan menjadi Rp2,64 miliar dari sebelumnya Rp18,66 miliar. Namun, beban pendanaan meningkat menjadi Rp37,73 miliar, seiring ekspansi dan aktivitas pendanaan.

Laba sebelum pajak tercatat melonjak menjadi Rp53,98 miliar dari Rp30,13 miliar. Setelah dikurangi beban pajak, laba tahun berjalan tetap menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Di sisi neraca, total aset perusahaan meningkat tajam menjadi Rp809,76 miliar dari Rp636,97 miliar. Sementara itu, ekuitas melonjak drastis menjadi Rp305,34 miliar dari Rp64,96 miliar, didorong oleh aksi korporasi seperti penambahan modal dan penawaran umum perdana (IPO).

Meski demikian, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp504,42 miliar dari Rp572,01 miliar, mencerminkan perbaikan struktur keuangan perusahaan.

Pada perdagangan hari ini Rabu (1/4) saham RLCO stagnan ke level Rp6.300.

perlu diketahui, RLCO resmi IPO pada 8 Desember 2025 dengan harga Rp168 per saham, melepas 625 juta saham dan menghimpun dana Rp105 miliar. Perusahaan pengolah sarang burung walet (merek Realfood) ini mencetak performa impresif dengan ARA berturut-turut

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru