back to top

Emiten Hapsoro (RAJA) Bagi Dividen Rp274M Setara 56,5 Persen Laba 2025

Emitentrust.com – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan harga penutupan saham RAJA di level Rp3.960 per saham, total dividen tersebut mencerminkan dividend yield sekitar 1,64%. Sementara untuk dividen final sebesar Rp40 per saham, yield-nya mencapai sekitar 1,01%.

Manajemen menjelaskan, Perseroan sebelumnya telah membagikan dividen interim sebesar Rp25 per saham pada Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp40 per saham, sementara jadwal cum dividen dan pembayaran masih menunggu pengumuman lebih lanjut.

Pembagian dividen tersebut ditopang oleh kinerja keuangan Perseroan sepanjang 2025. RAJA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$27,24 juta atau sekitar Rp484,87 miliar dengan asumsi kurs Rp17.800 per dolar AS.

Dengan total dividen Rp274,17 miliar, RAJA mengalokasikan sekitar 56,5% dari laba bersih tahun 2025 untuk dibagikan kepada pemegang saham. Sisanya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis Perseroan.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), saham RAJA menguat 5,88% atau naik 220 poin ke level Rp3.960 per saham.

Artikel Terkait

ASSA Perkuat Entitas Anak, Kucurkan Modal Rp28,17M

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) kembali memperkuat struktur permodalan grup dengan melakukan penambahan modal kepada entitas anak langsungnya, PT Adi Sarana Investindo (ASI).

Wong Kevin Kembali Borong 12 Juta Saham BULL Harga Pasar

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menyampaikan bahwa Wong Kevin, tercatat menambah kepemilikan saham BULL sebanyak 12 juta saham pada 19 Juni 2026.

APIC Sepakat Simpan Laba 2025 Rp97,8M untuk Operasional dan Ekspansi

PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025 meskipun Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp97,85 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru