back to top

Emiten Mobil Bekas TP Rachmat (ASLC) Catat Laba Tergerus 6,8% di 2025

Emitentrust.com – Emiten jual beli kendaraan bekas Grup Triputra milik TP Rachmat, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) membukukan laba bersih sebesar Rp42,08 miliar sepanjang tahun 2025, mengalami penurunan 6,8% dibandingkan laba Rp45,11 miliar di tahun 2024.

Penurunan ini terjadi meski pendapatan perusahaan berhasil meningkat 14,5% menjadi Rp1,003 triliun dari Rp876,6 miliar tahun sebelumnya.

Pendapatan yang meningkat terutama ditopang oleh penjualan kendaraan bekas dan pendapatan jasa terkait otomotif, namun beban umum dan administrasi yang membengkak hingga Rp223,6 miliar sedikit menekan laba operasi, yang akhirnya tercatat Rp38,26 miliar.

Meski laba bersih menurun, total penghasilan komprehensif Autopedia justru naik menjadi Rp52,24 miliar, dibandingkan Rp47,31 miliar di tahun 2024, seiring dengan kenaikan nilai wajar investasi surat berharga sebesar Rp5,83 miliar dan penyesuaian liabilitas imbalan kerja.

Perusahaan juga mencatat arus kas bersih dari aktivitas operasi yang sehat, mencapai Rp102,33 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp21,47 miliar di 2024, menunjukkan kekuatan likuiditas yang semakin solid.

Dengan total aset yang meningkat menjadi Rp935,63 miliar dari Rp908,13 miliar, dan ekuitas yang naik menjadi Rp785,75 miliar, Autopedia tetap mempertahankan posisi keuangan yang kuat di tengah tantangan industri otomotif yang kompetitif.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru