back to top

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Sebut Masih Simpan 6,7 Juta Saham Hasil Buyback

Emitentrust.com – PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melaporkan bahwa belum melakukan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback/treasury stock) hingga periode 30 Juni 2026.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, pada periode pelaporan tersebut Perseroan tidak menjual maupun mengalihkan saham treasuri.

” Dengan demikian, jumlah saham hasil buyback yang dialihkan tercatat nihil, begitu pula harga rata-rata pengalihan, dana yang diperoleh, serta kerugian dari transaksi yang seluruhnya tercatat nol,” tulis Randhika Oktaviana Corporate Secretary BREN Kamis (9/7).

Secara akumulatif, BREN juga belum melakukan pengalihan kembali atas saham hasil buyback. Perseroan masih menyimpan 6.700.000 saham treasuri yang hingga kini belum dialihkan kepada publik maupun pihak lainnya.

Laporan tersebut merupakan bagian dari kewajiban keterbukaan informasi Perseroan mengenai pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil buyback sesuai ketentuan pasar modal.

Sebagai informasi PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) menyiapkan dana sebesar Rp2 triliun berasal dari saldo kas Internal Persroan dengan jumlah saham sebesr 0,2% dari total lembar saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan termasuk biaya transaksi, biaya perantara dan biaya lainnya.

Buyback dilakukan hingga 3 bulan mulai 24 Maret 2025 . 23 Juni 2025 dan BREN telah menunjuk PT BNI Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia.

Pada perdagangan hari ini Senin (6/7) saham BREN naik 1,54 persen ke level Rp3.300 per lembar.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru