back to top

Emiten Sawit Grup Rajawali Setujui Ganti Seluruh Komisaris

Emitentrust.com- PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) emiten sawit milik grup Rajawali resmi melakukan perombakan menyeluruh di jajaran manajemen setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 Januari 2026.

Rapat tersebut dinyatakan sah dan memenuhi kuorum, dengan kehadiran pemegang saham yang mewakili sebanyak 25.551.176.587 saham atau setara 82,0991% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Corporate Secretary BWPT, Rizka Dewi Sulistyorini, dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/1), menyampaikan bahwa Agenda I RUPSLB menyetujui pengangkatan Ahmad Nizam bin Hamid, Razuwan bin Che Rose, dan Erwin Soejono sebagai anggota Dewan Komisaris dan Komisaris Independen Perseroan.

Seiring dengan keputusan tersebut, RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang sebelumnya menjabat. Perseroan turut memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas seluruh tindakan dan kebijakan yang telah dijalankan selama masa jabatan mereka.

Lebih lanjut, RUPSLB menyetujui pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru untuk masa jabatan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tahun 2030. Keputusan ini menandai dimulainya periode kepemimpinan baru di tubuh emiten perkebunan sawit tersebut.

Dengan demikian, susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi PT Eagle High Plantations Tbk adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Abed Nego

Wakil Komisaris Utama: Ahmad Nizam bin Hamid

Komisaris: Mohammad Prianto Madelar

Komisaris: Razuwan bin Che Rose

Komisaris Independen: Drs. Yohanes Wahyu Saronto, M.Si.

Komisaris Independen: Erwin Soejono

Direksi

Direktur Utama: Henderi Djunaidi

Direktur: Andrew Haryono

Direktur: Yeoh Lean Khai

Direktur: Choong Kam Loong

Artikel Terkait

ALDO Minta Restu Buyback Saham

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) berencana melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp10 miliar guna menjaga kewajaran harga saham perseroan di pasar.

PYFA Perkuat Ekspansi, Penjualan Kuartal I Melonjak 11,8%

Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatat pertumbuhan kinerja yang positif pada Kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Emiten Hapsoro (SINI) Rights Issue Rp3,6T, PTRO Ikut Jadi Standby Buyer

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru