back to top

ESTA Cetak Pertumbuhan di Kuartal I, Rugi Terpangkas 18%

Emitentrust.com – PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) menunjukkan perbaikan kinerja pada kuartal I-2026 meski masih mencatatkan rugi bersih. Perseroan berhasil meningkatkan pendapatan sekaligus menekan kerugian secara signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan EMUA tercatat sebesar Rp11,35 miliar, naik sekitar 7,6% dibandingkan Rp10,54 miliar pada kuartal I-2025.

Seiring kenaikan pendapatan, rugi bersih perseroan juga berhasil ditekan menjadi Rp2,78 miliar, membaik sekitar 18,4% dibandingkan rugi Rp3,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional, laba kotor meningkat menjadi Rp6,29 miliar dari Rp5,74 miliar. Namun, beban usaha yang masih tinggi membuat perseroan mencatat rugi usaha sebesar Rp304,46 juta, meski lebih baik dibanding rugi usaha Rp869,03 juta tahun lalu.

Tekanan terbesar masih berasal dari beban keuangan yang mencapai Rp2,98 miliar, meningkat dari Rp2,50 miliar pada periode sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset ESTA tercatat sebesar Rp334,14 miliar per 31 Maret 2026, turun dari Rp339,85 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas juga menurun menjadi Rp155,86 miliar dari Rp158,78 miliar.

Adapun ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp178,29 miliar, sedikit turun dibanding Rp181,10 miliar pada akhir tahun lalu, seiring masih adanya tekanan kerugian.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru