back to top

Esta Multi (ESTA) Kembali Absen Bagi Dividen

Emitentrust.com – PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) kembali tidak membagikan dividen kepada pemegang saham setelah Perseroan mencatat tidak adanya laba bersih pada tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Juni 2026, dengan tingkat kehadiran mencapai 94,08% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, pemegang saham menetapkan bahwa Perseroan tidak memiliki saldo laba positif maupun laba bersih pada tahun buku 2025, sehingga tidak terdapat pembagian dividen maupun penyisihan dana cadangan.

RUPST juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku 2025, termasuk laporan pengurusan Direksi dan pengawasan Dewan Komisaris. Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran manajemen atas kinerja sepanjang tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, pemegang saham memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran gaji, honorarium, dan tunjangan Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2026.

RUPST juga menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, dengan kriteria auditor yang harus terdaftar di OJK, memiliki pengalaman di bidang usaha Perseroan, serta memenuhi aspek independensi.

Dari sisi struktur manajemen, tidak terdapat perubahan pada susunan Direksi maupun Dewan Komisaris. Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Melvin Wangkar, sementara jajaran komisaris dipimpin oleh Joga Arjanto Adhimuljono sebagai Komisaris Utama.

Pada perdagangan hari ini Senin (15/6) saham ESTA naik 7,9 persen ke level Rp191.

Sebagai informasi Pada Umum Para Pemegang Saham Tahunan tanggal yang digelar tahun lalu yaitu 16 Juni 2025, ESTA juga memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2024 karena mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 958,8 juta

PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) membukukan rugi bersih pada tahun 2025 sebesar Rp 8,2 miliar. Kerugian meningkat bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang mencetak kerugian sebesar Rp 958,8 juta. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 3,42 per lembar.

PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) Bergerak di sektor properti dan jasa, yang meliputi operasional perhotelan (seperti Hotel 88 di Bekasi), penyewaan ruko komersial, serta penyewaan kendaraan untuk korporasi.

Artikel Terkait

BI-Rate Naik Jadi 5,75 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps)

150 Juta Saham Grup Bakrie (VIVA) Keluar dari UBS, Ada Apa?

UBS AG London Branch A/C Client melepas kepemilikan tidak langsung sebanyak 150 juta saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).

Mosfly Ang Belanja Saham STAA Harga Rp985 per Lembar

Direktur PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA), Mosfly Ang, menambah kepemilikan sahamnya di Perseroan melalui transaksi pembelian saham senilai Rp492,5 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru