back to top

FOLK Jadi Pengendali Baru Traya Multi Investama, Cek Detailnya

emitentrust.com – Emiten pengelola media dan merek ritel, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis besar melalui pengambilalihan mayoritas saham PT Traya Multi Investama. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memperkuat portofolio sebagai perusahaan holding multi-sektor.

Berdasarkan laporan informasi fakta material yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 18 Februari 2026, PT Multi Garam Utama Tbk berencana mengambil alih sebanyak 2.499 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 99,96% dari total modal ditempatkan dan disetor pada PT Traya Multi Investama.

Direktur Utama PT Multi Garam Utama Tbk, Danny Sutradewa, menjelaskan bahwa pengumuman ringkasan rencana akuisisi ini telah dipublikasikan di media cetak pada 13 Februari 2026. Melalui transaksi ini, FOLK akan resmi bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali baru di perusahaan tersebut.

“Pelaksanaan rencana transaksi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi Perseroan sebagai perusahaan holding untuk memperluas portofolio usaha dan menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan,” tulis manajemen dalam laporannya.

Pasca-akuisisi, struktur kepemilikan saham PT Traya Multi Investama akan terdiri dari PT Multi Garam Utama Tbk sebesar 99,96% (2.499 saham) dan Danny Sutradewa sebesar 0,04% (1 saham).

Pihak manajemen juga menegaskan bahwa hingga saat ini, rencana pengambilalihan tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan serta keberlangsungan usaha Perseroan.

Artikel Terkait

SMKL Siapkan Dividen Rp10,25M, Cum Date Besok!

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp10,25 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026

Victoria Care (VICI) Tebar Dividen Rp33,54M

PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp33,54 miliar atau Rp5 per saham kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025

IHSG Ditutup Melonjak 1,11%, Hanya 4 Sektor Pendorongnya

IHSG ditutup menguat 68,04 poin atau 1,11% ke level 6.195,42 pada perdagangan Selasa (2/6/2026).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru