Emitentrust.com – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatatkan free float sebesar 22,79% hingga akhir Juli 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float RAJA mencapai 4,82 miliar saham dari total 21,14 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Persentase free float tersebut turun dari 23,36% pada bulan sebelumnya. Secara jumlah, saham free float tercatat meningkat dari sekitar 987,39 juta saham menjadi 4,82 miliar saham, seiring perubahan jumlah saham tercatat perseroan.
Total saham RAJA per akhir Juli 2026 mencapai 21,14 miliar saham, naik dari sebelumnya sekitar 4,23 miliar saham. Kendati jumlah saham meningkat, struktur kepemilikan berdasarkan persentase relatif tetap terkonsentrasi pada sejumlah pemegang saham utama.
Hapsoro tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) RAJA. Dalam laporan tersebut, Hapsoro tercatat sebagai pemilik manfaat langsung dengan kepemilikan sebanyak 5.816.180.500 saham atau 27,52% dari saham RAJA.
Selain Hapsoro, PT Sentosa Bersama menjadi salah satu pemegang saham terbesar RAJA dengan kepemilikan 7.552.062.520 saham atau 35,73%. Sementara PT Tirta Orisa Yasa menguasai 2.615.870.000 saham atau 12,38%.
Dengan demikian, kepemilikan tiga pemegang saham utama tersebut mencapai sekitar 75,63% dari total saham RAJA. Struktur tersebut menunjukkan kepemilikan saham RAJA masih cukup terkonsentrasi pada pemegang saham pengendali dan pemegang saham strategis.
Di jajaran manajemen, Direktur Djauhar Maulidi tercatat memiliki 28,75 juta saham, Direktur Ogi Rulino sebanyak 11,25 juta saham, sedangkan Direktur Praba Diwangkara menguasai 2,11 juta saham.
RAJA juga mencatat perubahan jumlah pemegang saham. Hingga akhir Juli 2026, jumlah nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) mencapai 72.452, melonjak 14.065 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 58.387 SID.
Selain itu, saham treasuri RAJA tercatat sebanyak 73,71 juta saham atau sekitar 0,35% dari total saham. Perseroan menyatakan perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa dengan memperhitungkan saham yang dikecualikan dari kategori free float, termasuk kepemilikan pengendali, afiliasi pengendali, serta saham treasuri.


