back to top

Free Float RLCO 20%, Kendali di Tangan Edwin Pranata

Emitentrust.com- Porsi saham publik emiten PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) tercatat sebesar 20,04% dari total saham perusahaan.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 28 Februari 2026, jumlah saham free float RLCO mencapai 626,25 juta saham dari total 3,12 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Meski porsi saham publik sudah di atas ambang minimal bursa, kendali perusahaan masih berada pada pemegang saham pengendali.

Pemegang saham terbesar RLCO adalah PT Realco Omega yang menggenggam 2,42 miliar saham atau sekitar 77,6% dari total saham perseroan.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa pemilik manfaat akhir (beneficial owner) dari perusahaan adalah Edwin Pranata, yang juga menjabat sebagai direktur perseroan.

Edwin sendiri tercatat memiliki 72,5 juta saham atau sekitar 2,32% secara langsung di RLCO.

Hal yang paling mencolok dalam laporan ini adalah penurunan drastis jumlah investor.

Jumlah pemegang saham berbasis Single Investor Identification (SID) tercatat turun tajam dari 79.850 investor menjadi 40.238 investor, atau berkurang 39.612 investor hanya dalam satu bulan.

Artikel Terkait

Antam (ANTM) Guyur Dividen Rp5T, 70 Persen Laba 2025

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM ) atau Antam menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,046 triliun, setara dengan 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

BRMS Buka Data Baru Pemegang Saham Jumbo per Mei 2026

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melaporkan peningkatan porsi saham publik (free float) pada akhir Mei 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, free float BRMS naik menjadi 45,66% dari

Astra (ASII) Bidik Kenaikan EPS Lewat Buyback Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun. Langkah korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus mengoptimalkan alokasi modal perusahaan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru