Emitentrust.com – PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) resmi memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 April 2026.
Manajemen FUJI Dalam risalah RUPST Senin (20/4) meyampaikan bahwa seluruh pemegang saham yang hadir mewakili 814,20 juta saham atau 62,63% dari total saham dengan hak suara menyetujui 100% penggunaan laba bersih tanpa pembagian dividen.
RUPST menyepakati bahwa laba bersih tahun 2025 akan dialokasikan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha ke depan.
Perlu diketahui PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) membukukan laba bersih senilai Rp8,35 miliar hingga akhir tahun 2025, menurun sekitar 24,32% dibandingkan laba tahun 2024 yang mencapai Rp11,04 miliar.
RUPST juga menyetujui sejumlah agenda penting lainnya, antara lain:
Pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan 2025 serta pemberian acquit et de charge kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Penunjukan Kantor Akuntan Publik Johannes Juara & Rekan untuk audit tahun buku 2026
Pelimpahan wewenang penetapan remunerasi kepada Dewan Komisaris
RUPS juga menyetujui perubahan susunan pengurus, termasuk:
John Aryananda diangkat sebagai Komisaris Utama
Anton Santoso bergeser menjadi Komisaris
James Leonardo Djoni masuk sebagai Direktur baru (efektif setelah persetujuan OJK).
Pada perdagangan hari ini Senin (20/4) saham FUJI turun 3,6 persen ke level Rp366.
PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) adalah perusahaan multifinance atau jasa pembiayaan yang berfokus pada pembiayaan produktif, termasuk pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, faktur, serta proyek energi hijau.


