Grup Djarum (TOWR) Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp2,37T, Ini Jadwalnya
EmitenTrust.com - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) kembali menawarkan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap V Tahun 2026 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026 dengan total nilai sekitar Rp2,37 triliun.
Dalam aksi tersebut, TOWR menawarkan obligasi dengan jumlah pokok Rp1,2443 triliun dan sukuk ijarah dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp1,1261 triliun.
Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi dan sukuk tersebut akan digunakan setelah dikurangi biaya emisi untuk membayar sebagian pokok pinjaman perseroan kepada PT Bank UOB Indonesia yang jatuh tempo.
Berdasarkan informasi tambahan ringkas yang diterbitkan perseroan, saldo pokok fasilitas pinjaman UOB tercatat sebesar Rp1,95 triliun per 25 September 2026. Pinjaman tersebut memiliki tingkat bunga 7% per tahun dan akan jatuh tempo pada 19 Oktober 2026.
Dengan demikian, penerbitan surat utang tersebut dilakukan berdekatan dengan jatuh tempo fasilitas pinjaman UOB, dengan hasil penerbitan digunakan untuk memenuhi sebagian kewajiban pokok perseroan.
Untuk obligasi, TOWR menerbitkannya dalam tiga seri. Seri A memiliki pokok Rp500 miliar dengan kupon 7,15% per tahun dan tenor 370 hari.
Kemudian Seri B memiliki nilai Rp150,65 miliar dengan bunga 7,65% per tahun dan tenor tiga tahun. Sementara Seri C bernilai Rp593,65 miliar dengan tingkat bunga 7,80% per tahun serta tenor lima tahun.
Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap triwulan. Pembayaran pertama dijadwalkan pada 15 Januari 2027, sedangkan jatuh tempo Seri A pada 25 Oktober 2027, Seri B pada 15 Oktober 2029, dan Seri C pada 15 Oktober 2031.
Sementara itu, Sukuk Ijarah TOWR juga terbagi menjadi tiga seri. Seri A memiliki sisa imbalan ijarah Rp1,00003 triliun, Seri B Rp83,06 miliar, dan Seri C Rp43,01 miliar.
Cicilan imbalan ijarah masing-masing seri ditetapkan sebesar Rp71,502 miliar per tahun untuk Seri A, Rp6,354 miliar per tahun untuk Seri B, dan Rp3,354 miliar per tahun untuk Seri C. Pembayaran dilakukan setiap triwulan.
Sukuk Seri A memiliki tenor 370 hari, Seri B tiga tahun, dan Seri C lima tahun. Pembayaran pertama cicilan imbalan ijarah juga dijadwalkan pada 15 Januari 2027.
Adapun penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah TOWR dijadwalkan berlangsung pada 9 dan 12 Oktober 2026. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 13 Oktober, pengembalian uang pemesanan pada 14 Oktober, sedangkan distribusi secara elektronik atau tanggal emisi dilakukan pada 15 Oktober 2026.
Selanjutnya, obligasi dan sukuk ijarah tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Untuk penerbitan ini, TOWR telah memperoleh peringkat AA+(idn) atau Double A Plus dari Fitch, dengan tanggal efektif pemeringkatan 26 Juni 2025.
Dalam program Penawaran Umum Berkelanjutan VII, TOWR memiliki target dana yang dihimpun hingga Rp20 triliun. Sementara untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I, target sisa imbalan ijarah yang akan dihimpun mencapai Rp8 triliun.
Dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap V Tahun 2026, TOWR menunjuk sejumlah perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi.
PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, PT BNI Sekuritas, dan PT BCA Sekuritas.
Sementara untuk penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026, TOWR menggunakan penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi yang sama, kecuali PT BCA Sekuritas tidak tercantum dalam daftar tersebut.
Adapun yang bertindak sebagai wali amanat untuk penerbitan obligasi dan sukuk ijarah tersebut adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).
Sebelumnya, dari program tersebut TOWR telah menerbitkan obligasi sebesar Rp4,36 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp1,86 triliun.