Emitentrust.com – Emitentrust.com – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) melaporkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Januari 2026, dengan sejumlah perubahan pada kepemilikan saham direksi serta pergerakan tipis pada porsi free float.
Berdasarkan laporan kepemilikan yang disampaikan Senin (9/2) disebutkan saham oleh jajaran manajemen meningkat, sementara jumlah saham free float tercatat mengalami penurunan terbatas.
Salah satu perubahan mencolok terjadi pada Yulisar Khiat, yang menjabat sebagai Direktur Utama HEAL. Kepemilikannya naik dari 975,55 juta saham (6,35%) menjadi 986,83 juta saham atau setara 6,42%.
Sementara itu Hasmoro selaku Direktur meningkatkan kepemilikan dari 753,01 juta saham (4,90%) menjadi 754,47 juta saham (4,91%).
Binsar Parasian Simorangkir tetap menggenggam 789,86 juta saham atau 5,14% tanpa perubahan.
Dari sisi pemegang saham, PT Astra International Tbk masih mempertahankan kepemilikan sebesar 1,11 miliar saham atau 7,23%, sedangkan PT Astra Healthcare tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan 1,99 miliar saham atau 12,95%.
Dalam laporan tersebut, HEAL mencatat jumlah saham free float turun dari 8,203 miliar saham menjadi 8,190 miliar saham, dengan persentase free float menyusut tipis dari 53,39% menjadi 53,3%.
Meski mengalami penurunan, tingkat free float HEAL masih tergolong tinggi dan jauh di atas ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia, mencerminkan likuiditas yang relatif kuat di pasar.
Total kepemilikan pihak pengendali tercatat naik dari 18,36% menjadi 18,44%, seiring bertambahnya saham yang dimiliki manajemen.
Sementara itu, total kepemilikan non-pengendali sedikit menurun menjadi 81,56%.
Hermina juga mengungkap Penerima Manfaat Akhir (Beneficial Owner), yang mencakup:
Binsar Parasian Simorangkir
Lydia Immanuel
Meijani Wibowo
Hasmoro
Soedibjo Toeloes
Yulisar Khiat
Husen Sutakaria
Jumlah pemegang saham Hermina tercatat turun dari 7.283 investor menjadi 7.075 investor, atau berkurang 208 pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya.


