back to top

Minna Padi (PADI) Bantah Dirut Jadi Tersangka

Emitentrust.com – PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) memberikan klarifikasi resmi atas pemberitaan media massa yang menyebut Direktur Utama PT MPAM dan Edo Suwarno ditetapkan sebagai tersangka kasus pasar modal oleh Bareskrim Polri.

Klarifikasi tersebut disampaikan manajemen PADI merujuk pada surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor S-01581/BEI.PP3/02-2026 tertanggal 4 Februari 2026 terkait pemberitaan media

Manajemen menegaskan bahwa Djoko Joelijanto bukan merupakan Direktur Utama PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) sebagaimana disebut dalam pemberitaan tersebut.

Djoko Joelijanto adalah Direktur Utama PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk, yang merupakan entitas berbeda dengan PT Minna Padi Aset Manajemen, tulis manajemen Kamis (5/2)

“Dengan demikian, pemberitaan yang menyebutkan Djoko Joelijanto sebagai tersangka tidak memiliki dasar yang akurat,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Lebih lanjut, Perseroan menyampaikan bahwa pemberitaan yang tidak akurat dan menyesatkan, terutama tanpa konfirmasi kepada pihak terkait, berpotensi menurunkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap kelangsungan usaha serta memengaruhi harga saham Perseroan di pasar modal.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menjaga transparansi kepada publik serta otoritas pasar modal.

Sebelumnya Bareskrim Polri menemukan dugaan transaksi afiliasi dalam pengelolaan underlying asset reksa dana yang melibatkan pemegang saham dan perusahaan terafiliasi PT Minna Padi Asset Manajemen,.

Transaksi tersebut diduga dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan dengan membeli saham afiliasi berharga murah dan menjualnya kembali ke reksa dana lain dengan harga lebih tinggi.

Dalam perkara Minna Padi, penyidik telah memeriksa 44 saksi, dua ahli, menetapkan tiga tersangka, serta memblokir 14 sub rekening efek dengan nilai aset saham sekitar Rp467 miliar.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Susut 0,14% Jadi Rp10.287T dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada perdagangan sepekan periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Nilai kapitalisasi pasar tercatat turun 0,14% menjadi Rp10.287 triliun dibandingkan Rp10.302 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Perintis Triniti Propert (TRIN) Kebut Proyek Kawasan Industri di Lampung

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRINLAND) kembali mencatatkan perkembangan positif dalam pembangunan proyek logistik unggulannya, Holdwell Business Park di Lampung. Perseroan telah menyelesaikan tahapan topping off untuk bangunan Storage House pada 28 Juni 2026,

Bank Raya (AGRO) Genjot Transaksi Digital Lewat Lala Market Vol.11

Bank Raya (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong adopsi transaksi digital melalui kolaborasi pada ajang Lala Market Vol.11 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru