Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Senin (13/4/2026). IHSG menguat 41,69 poin atau naik 0,56% ke level 7.500,18.
Penguatan indeks ditopang oleh mayoritas sektor. Tercatat delapan dari sebelas indeks sektoral menguat, sementara tiga sektor lainnya masih berada di zona merah.
Sektor energi menjadi pendorong utama dengan kenaikan 2,64%, diikuti sektor barang baku yang menguat 2,36% serta sektor barang konsumen siklikal yang naik 2,30%.
Di sisi lain, tekanan masih terlihat pada sektor keuangan yang turun 1,31%, disusul sektor kesehatan yang melemah 0,23% dan sektor transportasi yang terkoreksi tipis.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 42,26 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp20,04 triliun. Sebanyak 397 saham menguat, 264 saham melemah, dan 156 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya PGUN yang melonjak Rp1.050 ke level Rp9.775 per saham, PTRO naik Rp625 menjadi Rp6.000, serta SINI yang menguat Rp625 ke Rp14.375 per saham.
Sebaliknya, saham-saham yang mengalami tekanan antara lain SMMA yang turun Rp900 ke Rp13.800, MKPI melemah Rp875 ke Rp21.375, serta DCII yang terkoreksi Rp525 ke Rp201.800 per saham.
Adapun saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi dipimpin oleh PADI sebanyak 149.808 kali transaksi senilai Rp504 miliar, diikuti BNBR sebanyak 128.735 kali senilai Rp570 miliar, serta BRPT sebanyak 74.301 kali dengan nilai transaksi Rp1,02 triliun.
Di jajaran indeks LQ45, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melesat 14,36%, Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 6,11%, dan Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang menguat 5,71%.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam di LQ45 di antaranya Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang turun 3,93%, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 2,17%, serta Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang terkoreksi 2,05%.


