IHSG Sesi I Balik Merah! WIFI, SCMA Jadi Beban LQ45
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,32% atau 17,449 poin ke level 5.355,645 pada penutupan perdagangan sesi pertama Selasa (27/10/2026).
Tekanan pasar terlihat dari jumlah saham yang turun, mencapai 356 saham, lebih banyak dibandingkan 259 saham yang menguat dan 163 saham stagnan.
Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak fluktuatif setelah dibuka di level 5.373. Indeks bergerak dalam rentang 5.338 hingga 5.418 sebelum berakhir di zona merah.
Sebanyak tujuh indeks sektoral menjadi pemberat IHSG. IDX Infrastructure mencatat penurunan terdalam sebesar 1,24%, diikuti IDX Technology yang melemah 1,20% dan IDX Transportation yang terkoreksi 0,57%.
Aktivitas perdagangan hingga jeda siang mencapai 15,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,7 triliun.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham justru mencatat kenaikan harga. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp775 menjadi Rp17.225 per saham. PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat Rp750 ke Rp25.750, sedangkan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (PTSP) naik Rp530 ke Rp2.690 per saham.
Sebaliknya, tekanan terbesar dari sisi penurunan harga terjadi pada PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yang merosot Rp4.975 menjadi Rp175.000 per saham. PT Golden Flower Tbk (POLU) turun Rp750 ke Rp10.200, sementara PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melemah Rp280 menjadi Rp3.800 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan 49.873 kali transaksi. Berikutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat 27.906 kali transaksi dengan nilai Rp360 miliar, sedangkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) diperdagangkan sebanyak 23.274 kali dengan nilai Rp223 miliar.
Pada jajaran saham unggulan indeks LQ45, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam, yakni 5,77% ke Rp980 per saham. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menyusul dengan penurunan 3,87% ke Rp149, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 3,52% ke Rp1.370 per saham.
Di sisi lain, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memimpin kenaikan saham LQ45 dengan penguatan 4,29% ke Rp1.460 per saham. PT Astra International Tbk (ASII) naik 3,51% menjadi Rp4.720, sementara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menguat 3,21% ke Rp965 per saham.