EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Sesi I Melemah 0,27%, Tapi Saham BUMI Menguat

Oleh Komarudin 21 Sep 2026 12:34 2 menit baca

EmitenTrust.com - .Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (21/9/2026). IHSG ditutup melemah 17,64 poin atau 0,27% ke level 6.423,51.

Pergerakan IHSG diikuti oleh tekanan pada sebagian indeks sektoral. Hingga akhir sesi I, tercatat lima indeks sektoral menguat, sedangkan enam sektor lainnya melemah.      

Sektor transportasi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,47%. Selanjutnya, sektor properti dan real estat naik 0,65%, sementara sektor barang konsumen siklikal menguat 0,59%.

Di sisi lain, sektor infrastruktur menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni 0,40%. Berikutnya sektor barang konsumen non-siklikal turun 0,38% dan sektor keuangan terkoreksi 0,19%.    

Aktivitas perdagangan hingga sesi I mencatat volume transaksi sebanyak 14,28 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,74 triliun. Sebanyak 329 saham menguat, 291 saham melemah, dan 168 saham stagnan.

Beberapa saham mencatat kenaikan harga signifikan. LIFE naik Rp1.250 menjadi Rp13.975 per saham, RDTX menguat Rp450 menjadi Rp13.550, sedangkan PKPK naik Rp250 menjadi Rp4.550 per saham.    

Sebaliknya, saham BYAN turun Rp500 menjadi Rp213.325 per saham. Kemudian FORU melemah Rp430 menjadi Rp2.590, sementara ITMG terkoreksi Rp375 menjadi Rp26.325 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, TRUE menjadi salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan hingga sesi I dengan 43.075 kali transaksi senilai sekitar Rp99 miliar. Selanjutnya BULL tercatat sebanyak 21.548 kali transaksi.

Di jajaran saham LQ45, MBMA menjadi top loser dengan penurunan 2,75%, disusul HRTA yang melemah 2,73% dan EXCL turun 2,40%.

Sementara itu, BUMI memimpin jajaran top gainers LQ45 dengan penguatan 2,07%. Berikutnya AKRA naik 1,70% dan ESSA menguat 1,65% hingga akhir perdagangan sesi I.

Topik terkait
HSG Sesi I Merah Sektor Industri Anjlok 1 64%