IHSG Sesi I Memerah, BUMI Jatuh 3,47%

IHSG Sesi I Memerah, BUMI Jatuh 3,47%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi I Jumat (18/9/2026). IHSG turun 22,68 poin atau 0,35% ke level 6.439,74.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi I Jumat (18/9/2026). IHSG turun 22,68 poin atau 0,35% ke level 6.439,74.

Tekanan pasar terlihat dari pergerakan mayoritas indeks sektoral. Dari 11 indeks sektoral, hanya dua sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni energi yang naik 0,22% dan teknologi sebesar 0,11%.

Sementara itu, sembilan sektor lainnya mengalami pelemahan. Sektor kesehatan menjadi penekan utama dengan penurunan 1,67%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 1,27% dan sektor keuangan yang melemah 1,17%.

Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi I tercatat cukup ramai. Volume transaksi mencapai 14,90 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp7,50 triliun.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 207 saham menguat, sementara 406 saham melemah dan 173 saham stagnan.

Di jajaran saham LQ45, tekanan terbesar terjadi pada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 3,47%. Selanjutnya, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 2,58%, sedangkan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi 2,44%.

Sebaliknya, sejumlah saham LQ45 masih mampu menguat. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,75%, disusul PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 1,92%, serta PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menguat 1,88%.