back to top

IHSG Sesi I Merah Tipis, Sektor Properti Anjlok 1,6%

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dan akhirnya ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I, Selasa (28/7/2026). IHSG turun 2,626 poin atau 0,04% ke level 6.183,157, seiring tekanan yang terjadi pada sejumlah sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelemahan IHSG dipicu oleh penurunan beberapa indeks sektoral, dengan sektor properti dan real estate menjadi pemberat terbesar setelah anjlok 1,60%. Pelemahan juga terjadi pada sektor kesehatan yang turun 0,46%, teknologi melemah 0,43%, keuangan turun 0,38%, energi terkoreksi 0,29%, serta transportasi dan logistik melemah 0,16%.

Di tengah tekanan tersebut, sejumlah sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 0,77%, diikuti barang konsumen primer yang naik 0,68%, infrastruktur menguat 0,19%, barang konsumen non-primer bertambah 0,02%, sementara sektor perindustrian juga ditutup menguat tipis.

Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi I mencatat volume transaksi sebanyak 14,85 miliar saham dengan nilai mencapai Rp5,23 triliun. Sebanyak 332 saham menguat, 225 saham melemah, dan 208 saham ditutup stagnan.

Dari sisi pergerakan harga, GGRM menjadi saham dengan kenaikan nominal terbesar setelah melonjak Rp650 menjadi Rp18.200 per saham. Disusul POLU yang naik Rp600 ke Rp12.600, serta ALKA yang menguat Rp340 menjadi Rp1.715 per saham.

Sebaliknya, MPRO memimpin pelemahan nominal setelah turun Rp2.000 menjadi Rp12.425 per saham. Selanjutnya ADES melemah Rp1.950 ke Rp36.900, sedangkan PGUN terkoreksi Rp600 menjadi Rp7.500 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, BULL menjadi saham teraktif dengan 29.620 kali transaksi senilai Rp75,9 miliar. Posisi berikutnya ditempati KOTA sebanyak 28.161 kali transaksi senilai Rp79,8 miliar, disusul RANS dengan 25.444 kali transaksi senilai Rp87,09 miliar.

Di indeks LQ45, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menjadi top gainer setelah menguat 4,22%, diikuti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang naik 2,67%, serta PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang menguat 2,41%.

Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi top loser LQ45 setelah turun 2,10%, disusul PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah 1,19%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang terkoreksi 1,15%.

Artikel Terkait

Samuel Sekuritas Cairkan Repo BKSL 915 Juta Saham Harga Rp101 per Lembar

Samuel Sekuritas Indonesia melepas 915.811.800 saham PT Sentul City Tbk (BKSL) dengan nilai transaksi sekitar Rp92,50 miliar. Penjualan tersebut dilakukan dalam rangka pencairan fasilitas repurchase agreement (repo) sehingga kepemilikan sahamnya

Laba ISAT Melonjak 84,5%, Pendapatan Tembus Rp30,65T di Semester I

PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,31 triliun pada semester I-2026,

GMFI Dapat Restu Hapus Defisit USD512,9 Juta

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan kuasi reorganisasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru